Keanekaragaman Jenis Burung Pada Berbagai Habitat di Kecamatan Tenggarong

Oleh :

Elfiansyah Aswin

M. Arianto

Juara 2 Lomba Karya Ilmiah Remaja tingkat Kabupaten Kukar

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berbagai macam aktivitas manusia telah, sedang dan akan terus belangsung mengiringi perkembangan pembangunan kota Tenggarong. Selama itu telah banyak perubahan terjadi dan salah satunya adalah hilang atau berkurangnya habitat alami yang ada di kota ini, yakni hutan, khususnya hutan rawa air tawar. Pada berbagai tempat, habitat alami telah disisipi dan bercampur dengan habitat buatan seperti pemukiman, kebun dan persawahan. Sementara habitat alami yang tersisapun jumlahnya sudah menurun.

Terjadinya perubahan habitat alami tersebut dianggap telah mempengaruhi kondisi satwa liar yang hidup di dalamnya, termasuk burung. Salah satu aspek satwa liar yang terpengaruh adalah keanekaragaman (komposisi dan kelimpahan) burung (Balen, 1984:1), sehingga diduga setiap macam habitat (baik yang alami maupun buatan) yang ada di Tenggarong memiliki keanekaragaman burungnya masing-masing sesuai dengan kondisi fisik dan biotik yang ada di dalamnya.

Untuk mengetahui apakah ada perbedaan keanekaragaman jenis burung pada habitat-habitat yang berbeda dan melihat jenis-jenis apa saja yang dominan pada masing-masing habitat tersebut, maka dilakukanlah penelitian ini. Guna melengkapi informasi mengenai keanekaragaman burung, maka dilakukan juga pengamatan untuk menduga kekayaan jenis burung di Tenggarong secara keseluruhan.

Penelitian terhadap burung sangatlah penting, karena burung adalah petunjuk atas terjadinya perubahan dalam ekosistem (Balen, 1984:2). Hal ini dikarenakan burung peka terhadap perubahan lingkungan (Sujatnika, dkk, 1995:19).

B. Rumusan Masalah

Berkaitan dengan latar belakang maka secara garis besar diperoleh rumusan sebagai berikut :

1. Berapakah jumlah jenis (kekayaan jenis) burung yang terdapat di Tenggarong.

2. Apakah ada perbedaan keanekaragaman jenis burung pada habitat-habitat yang berbeda dan apa penyebab perbedaan tersebut.

3. Jenis burung apa saja yang dominan pada habitat-habitat yang dipilih

4. Bagaimana sebaran dan komposisi jenis burung disetiap habitat lokasi penelitian.

C. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Mengetahui jumlah jenis (kekayaan jenis) burung yang ada di Tenggarong.

2. Mengetahui keanekaragaman jenis burung pada berbagai habitat (lokasi penelitian) dan membuat perbandingan diantara habitat-habitat yang diamati.

3. Mengetahui jenis burung apa saja yang dominan pada berbagai macam habitat yang dipilih.

4. Mengetahui sebaran dan komposisi jenis burung di tiap lokasi penelitian.

D. Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Menyediakan informasi dan data dasar mengenai burung apa saja yang ada di Tenggarong.

2. Memberikan bahan masukan bagi pembangunan kota Tenggarong, khususnya untuk penataan ruang kota atau merencanakan pemukiman serta ruang terbuka hijau (taman kota).

3. Memberikan sumbangan informasi bagi bahan pelajaran Biologi, khususnya untuk topik keanekaragaman hayati, ekologi dan lingkungan hidup.

4. Meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir dan bekerja secara ilmiah.

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari data hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Jumlah jenis burung (khususnya burung diurnal) yang ada di Kecamatan Tenggarong sebanyak 54 jenis. Jenis-jenis tersebut dapat dikelompokan ke dalam 11 ordo, 25 family, dan 45 genus.
  2. Terdapat perbedaan keanekaragaman jenis burung pada tempat-tempat yang berbeda sesuai dengan keanekaragaman dalam habitat.
  3. Setiap lokasi penelitian memiliki jenis-jenis burung yang dominan. Di lokasi persawahan (Maluhu) jenis yang dominan adalah kuntul kerbau (Bubulcus ibis), kebun homogen (kebun sawit) adalah pipit (Lhoncura malacca), kebun heterogen (Bukit Biru) adalah kutilang (Pcynonotus aurigaster), dan cinenen (Orthotomus sercius), hutan sekunder (Waduk Panji) adalah gereja (Passer montanus), rawa (Rapak Mahang) adalah pipit (Lhoncura malacca), pusat kota (Pasar Tanga Arung) adalah gereja (passer montanus), perumahan vegetasi (Arwana) adalah gereja ( Passer montanus).
  4. Jenis-jenis burung yang memiliki sebaran luas di Kecamatan Tenggarong adalah kutilang (Pcynonotus aurigaster), merbah cerucuk (Pycnonotus goiavier), pipit (Lhoncura malacca dan Lhoncura fuscans), dan gereja (Passer montanus). Sedangkan jenis burung yang sebarannya terbatas adalah elang hitam (Icnaetus malayensis), cekakak suci (Todirhampus sanctus), sempur hujan sungai (Chimbirhyncus macrohyncus), punai tanah (Chalcopaps indica),mandar kelam (Gallinula tenebrosa), dan walet sapi (Calcolia esculenta).

B. Saran-saran

1. Kecamatan Tenggarong memiliki jeis-jenis burung yang cukup beragam, khususnya di habitan rawa dan kebun homogen (kelapa sawit), untuk itu hendaknya keadaan ini dipertahankan dengan mempertahankan keberadaan vegetasi yang ada sekarang ini.

2. Pembangunan dan Penataan ruang kota di Kecamatan Tenggarong hendaknya memperhitungkan aspek-aspek konservasi sehingga pembangunan dapat terus berlangsung dengan tidak mengurangi unsur lingkungan seperti satwa liar khususnya burung.

3. Keanekaragaman jenis burung yang ada di Kecamatan Tenggarong hendaknya dapat dimanfaatkan dalam proses kegiatan belajar mengajar, khususnya kegiatan praktikum mata pelajaran Keanekaragaman Hayati, ekologi dan lingkungan hidup.

4. Mengingat penelitian ini hanya mengamati burung-burung yang aktif siang hari (diurnal), maka alangkah baiknya kalau dilakukan penelitian terhadap burung yang aktif di malam hari sehingga data tentang burung yang ada di Kecamatan Tenggarong secara lengkap dapat diperoleh

Untuk lebih lengkapnya klik di sini.

3 Tanggapan

  1. jelek sekali tulisan anda

  2. bagus juga mengangkat isunya..cuma perlu dikuatkan dgn uji statistiknya..klo boleh tw yg nulis pelajar ya??

  3. […] Keanekaragaman Jenis Burung Pada Berbagai Habitat di Kecamatan Tenggarong Posted on September 21, 2008 by Aldy Iseng […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: